Hidrokarbon

Hidrokarbon

Pengertian Hidrokarbon

Hidrokarbon termasuk senyawa karbon. Contoh senyawa karbon yaitu: kayu, telur, daging, beras dan lain-lain.

Senyawa karbon dibagi atas 2 yaitu :

  1. Senyawa karbon organik
  2. Senyawa karbon an organik

Senyawa karbon organik adalah senyawa karbon yang berasal dari makhluk hidup

Senyawa karbon an organik adalah senyawa karbon yang tidak berasal dari makhluk hidup.

Jadi senyawa karbon yaitu senyawa yang unsur penyusun utamanya karbon (c)

Karena pada mulanya orang yang menganggap senyawa yang mengandung c berasal dari makhluk hidup. Tapi pendapat itu sekarang tak benar lagi, semenjak Friedrich Wahler menghasilkan Urea dari Amonium sianat dipanaskan dengan reaksi sebagai berikut:

NH4CNO à CO (NH2)2

Amonium Sianat     ­     Urea

Senyawa karbon yang hanya terdiri atas karbon dan hidrogen dikenal dengan senyawa hidrokarbon.

Perbedaan sifat senyawa karbon organik dan karbon an organik:

Senyawa Karbon Organik

Senyawa Karbon an Organik

1. Umumnya berasal dari makhluk hidup

2. Mempunyai rantai karbon

3. Semua ikatannya kovalen

4. Mempunyai isumer

5. Titik leleh dan titik didik rendah

6. Umumnya tidak tahan panas

7. Umumnya tidak murah larut dalam air

8. Kurang reaktif (sukar bereaksi)

Contoh: gula pasir (C12H22O11)

1. Berasal dari batu-batuan

2. Tidak ada rantai karbon

3. Kebanyakan berikatan ion

4. Tidak mempunyai isumer

5. Titik leleh dan titik didih tinggi

6. Umumnya tahan panas

7. Mudah larut dalam air

8. Relatif

Contoh : soda, Na2CO3

 

 

Kegunaan senyawa hidro karbon dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut :

  1. Campuran CH4 sampai C4H10 merupakan gas alam (LPG) yang digunakan sebagai bahan bakar dalam rumah tangga, yaitu untuk memasak.
  2. C2H5OH (etanol 70%) digunakan sebagai zat aniseptik (pembunuh kuman dan bakteri)
  3. C2H2 (etuna/ asetilena) digunakan untuk mengelas
  4. C2H5OC2H5 (dietieter) digunakan sebagai anestetik atau obat bius

 

Kekhasan Atom Karbon

Dalam sistem periodik atom karbon (6C) terletak pada periode ke 2 golongan IV a, dengan konfigurasi elektron adalah

6C :  2, 4.  elektron valensi C = 4

11H: 1.  elektron valensi H = 1

 

Kekhasan atom karbon yaitu :

  1.        ·

    ·  C   ·

    ·

     

          ½

    ––  C ––

    ½

     

    Atom karbon memiliki 4 elektron valensi yang dapat digambarkan menurut Lewis                atau

  1. Mudah berikatan kovalen dengan membentuk 4 ikatan kovalen untuk masing-masingnya.
  2. Mempunyai daya ikat sesamanya yang tinggi
  3. Atom C sesamanya dapat membentuk 3 tipe ikatan
  4.       ½

    ––  C ––

    ·

     

          ½

    ––  C

    ½

     

    Ikatan kovalen tunggal

 

 

1Ikatan kovalen ganda

 

 

 

 

  1.   ½

    C

     

          ½

    C

     

     

     

    Ikatan kovalen rangkap2

 

 

  1. Atom karbon dapat membentuk rantai

a)      Bentuk rantai atom karbon

Adapun klasifikasi berdasarkan rantai karbon

 

 

 

 

 

  • Alifatik       : rantai karbon terbuka

q

 

Pentana

Jenuh

 

 

 

 

 

 

q

      ½

––  C ––

½

 

      ½

––  C

½

 

      ½

=  C

 

      ½

––  C

 

      ½

––  C

½

 

Tak jenuh

 

 

 

 

 

 

 

  • Siklis       : rantai karbon tertutup, dapat berupa hidro karbon jauh atau tak jenuh

 

Alisiklis

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Arematis : rantai tertutup membentuk cincin benzena, merupakan hidrokarbon tak jenuh

 

 

 

 

 

 

 

 

 

b)      Menentukan Atom C primer, sekunder, C tertier dan C kuartener

Berdasarkan jumlah atom C yang dapat diikat oleh atom C yang lain pada rantai karbon, maka atom C dapat dibedakan menjadi 4 macam yaitu:

  1. Atom C primer      : atom yang mengikat 1 atom C yang lain
  2. Atom C sekunder : atom C yang mengikat 2 atom C yang lain
  3. Atom C tertier       : atom C yang mengikat 3 atom C yang lain
  4. Atom C kuartener    : atom C yang mengikat 4 atom C yang lain

 

Contoh : Tentukan atom C primer, C sekunder, C tertier dan C kuartener dari rantai karbon berikut .

      ½

––  C ––

½

 

      ½

––  C ––

½

 

Atom C primer      : C1, C6, C7, C8, C9, C10

      ½

––  C ––

½

 

      ½

––  C ––

½

 

      ½

––  C ––

½

 

      ½

––  C ––

½

 

      ½

––  C

½

 

      ½

––  C

½

 

      ½

––  C

½

 

Atom C sekunder  : C4

Atom C tertier       : C2, C3

Atom C kuartener : C5

 

1)      Senyawa Hidrokarbon berdasarkan Kejenuhan Ikatan

Berdasarkan kejenuhan ikatan, senyawa Hidrokarbon dibagi atas :

  • Hidrokarbon alipatif
  • Hidrokarbon alisiklik
  • Hidrokarbon aromatik

Hidrokarbon alifatik       yaitu hidrokarbon yang mempunyai rantai terbuka (lurus atau bercabang)

Hidrokarbon alisiklik      yaitu hidrokarbon yang mempunyai rantai tertutup

Hidrokarbon aromatik   yaitu hidrokarbon yang mempunyai rantai tertutup

Berdasarkan jenis ikatan antar atom C dalam rantai karbon, hidrokarbon dapat dibedakan menjadi :

  • Hidrokarbon jenuh hanya memiliki ikatan tunggal
  • Hidrokarbon tak jenuh hanya memiliki ikatan rangkap dia dan rangkap tiga

yang termasuk hidrokarbon jenuh yaitu Alkana

yang termasuk hidrokarbon tak jenuh yaitu Alkena, Alkuna

 

H

      ½

 

H

      ½

 

 

H

      ½

 

H

      ½

 

Contoh hidrokarbon Alifatik yaitu :

 

 

      ½

H

 

      ½

H

 

      ½

H

 

      ½

H

 

 

n butana

 

 

 

 

Contoh hidrokarbon Alisiklik yaitu :

 

 

 

 

 

 

Contoh hidrokarbon aromatik yaitu :

 

 

 

 

 

 

 

 

yang termasuk Hidrokarbon alifatif jenuh yaitu ALKANA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s